oordinator Gizi Pantau Langsung Pengolahan PMT Pangan Lokal di Posko Masak Korong Lohong
SUNGAI LIMAU — Upaya pemenuhan gizi masyarakat terus dijaga ketat. Koordinator Gizi Puskesmas Sungai Limau melakukan pengawasan langsung terhadap pelaksanaan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal di Posko Masak Korong Lohong, pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Pengawasan difokuskan pada proses pengolahan makanan yang dilakukan oleh juru masak — para kader yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan khusus pembuatan PMT pangan lokal. Pemeriksaan mencakup kebersihan pengolahan, takaran bahan, keanekaragaman menu, hingga ketepatan pemberian kepada kelompok sasaran.
Program ini menyasar tiga kelompok utama yang memerlukan perhatian gizi lebih:
Balita dengan status gizi kurang
Balita yang belum mengalami kenaikan berat badan pada penimbangan berkala
Ibu hamil dengan Kurang Energi Kronis (KEK)
Pemanfaatan bahan pangan lokal menjadikan program ini lebih efektif, mudah diakses, sekaligus mendorong kemandirian pangan masyarakat. Bahan yang digunakan diambil dari sumber daya yang ada di lingkungan sekitar, diolah secara higienis dengan takaran gizi yang telah disesuaikan kebutuhan masing-masing kelompok.
"Kehadiran kami di sini untuk memastikan makanan yang disajikan benar-benar aman, bergizi seimbang, dan tepat sasaran. Kader yang sudah dilatih adalah kunci agar program ini berjalan berkelanjutan," ungkap Koordinator Gizi Puskesmas Sungai Limau.
Para orang tua dan keluarga penerima manfaat diharapkan turut mendukung dengan menerapkan pola makan serupa di rumah. Dengan memanfaatkan pangan lokal yang tersedia setiap hari, pemenuhan gizi keluarga dapat terjaga secara berkelanjutan tanpa bergantung pada suplemen saja.
Pengawasan berkala akan terus dilakukan di posko masak maupun Posyandu lainnya guna menjamin mutu pelayanan gizi di seluruh wilayah kerja Puskesmas Sungai Limau.